Orang Tua

Ada untungnya juga mengantar simbah ke rumah besannya yang sedang sakit. Perbincangan mereka ringan akan tetapi banyak pelajaran. Kita sebagai anak memang sering mengabaikan orang tua. Mereka membesarkan kita dari mulai bayi sampai kita bisa mencari uang sendiri dan hidup mandiri bersama keluarga kecil masing-masing. Kemudaian melupakan mereka. Ingat hanya sesekali. Beliau bercerita tangannya kirinya susah untuk digerakkan, mungkin semacam struk ringan. Lengannya masih bisa bergerak walaupun sedikit sakit. Jari-jarinya hampir tidak bisa digerakan. Bila berjalan beliau harus menggunakan tongkat, katanya tak sangup bila berjalan tanpa penopang. Tenaganya sudah tak mampu lagi mengimbangi tubuhnya. Pemandangan yang tidak mengenakan. Tapi cerita selanjutnya lebih tidak enak lagi di dengar.

Anak-anaknya yang jumlahnya delapan semua telah hidup mandiri, punya keluarga masing-masing. Sudah tak ada lagi anak yang tinggal serumah dengan beliau. Pernah suatu saat beliau hendak ke kamar mandi, kemudian jatuh, rasanya sudah tidak kuat berdiri, beliau hanya menangis sambil mengumpulkan tenaga untuk bisa berdiri lagi. Setelah hampir satu jam dengan tenaga yang tersisa dan tongkat yang masih dipegangnya, beliau bisa bangkit. Dalam tangisannya itu, sayup-sayup beliau mengingat anak-anaknya. Andai saja ada yang menemaninya di sini. Menjaganya. Seperti dulu ia menjaga mereka saat kecil, yang mungil, polos, dan lugu. Sekarang entah mereka sedang apa.

Memang ada anaknya yang sering berkunjung, membawa makanan, membersihkan rumah, tapi setelah selesai mereka akan pulang ke rumah mereka lagi. Tidak tinggal untuk ada di sisi beliau setiap saat. Uangpun tak kurang, pemberian dari anak-anak sudah lebih dari cukup.

Beliau berucap dengan nada sedih “Kulo kados niki pun tua, pun susah ngurus awake piyambek. Larene kulo tah katah, tapi mboten wonten inisiatif tinggal teng riki bareng kulo”. –Saya seperti ini sekarang sudah tua, untuk ngurus diri sendiri saja susah. Anak saya memang banyak, tapi tidak ada yang punya inisiatif tinggal bersama saya-.

Hanya ingin tinggal bersama.

Feb 2016

Komentar

Postingan Populer